Kamis, 06 Desember 2012

Upload dan Download


Upload dan Download
Secara umum dapat diartikan bahwa download adalah untuk menerima file dan upload adalah untuk mengirimkan file.
1.1  Upload
Upload adalah proses transmisi sebuah file dari sebuah sistem komputer ke sistem komputer yang lainnya dengan arah yang berkebalikan dengan download. Upload biasanya dilakukan untuk memindahkan file / content (atau bisa juga disebut meng-copy) antara komputer ke internet, misalnya untuk menambahkan gambar di blog, facebook, friendster, atau menambahkan file di email (dalam bentuk attachment), atau untuk memasukkan file-file ke dalam hosting. Uploading bisa dilakukan dengan menggunakan software / aplikasi upload, atau dengan memanfaatkan situs yang khusus untuk digunakan untuk menyimpan file kamu di internet.
Kecepatan upload sebenarnya tergantung dari beberapa hal, yaitu:
1.      Bandwidth koneksi internet kamu, kondisi jalur koneksi internet (sinyal, noise dalam kabel), dan
2.      Bergantung pada ramai atau tidaknya situs upload.
Untuk mengetahui kondisi kecepatan internet kamu dan mengetahui waktu yang kamu butuhkan untuk mengupload ukuran tertentu, kamu bisa gunain speedtest.net:
Arahkan browser kamu ke http://speedtest.net
speedtest.net
Klik pada server untuk ngetest kecepatan bandwidth internet kamu:
trik mempercepat upload
Tunggu hingga test selesai
upload internet test
Klik pada view upload speed untuk mengetahui kecepatan upload maksimum yang dapat kamu lakuin dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses upload.
upload speed





1.2  Download
Download adalah proses transmisi sebuah file dari sebuah sistem computer ke sistem komputer yang lainnya. Dari internet, user yang melakukan proses download adalah proses dimana seorang user meminta / request sebuah file dari sebuah komputer lain (web site, server atau yang lainnya) dan menerimanya. Dengan kata lain, download adalah transmisi data dari internet ke komputer client/pemakai.
Arti istilah Download dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :
Menerima file dari komputer lain ke komputer Anda. Kegiatan penerimaan data (berupa file) dari komputer lainnya ke komputer lokal yang terhubung dalam sebuah network.
Dalam melakukan download file tergantung pada 4 (empat) hal, yaitu: kecepatan modem, kesibukan server, letak server dan tingkat kemacetan jaringan Internet.
1.      Kecepatan Modem
Semakin cepat modem, semakin cepat file dapat Anda downlaod. Line telepon yang saling menyilang di planet kita ini adalah faktor keterbatasan yang utama. Hampir semua line telepon tersebut dapat mendukung 28.8 Kbps kecepatan modem. Tingkat transfer yang lebih dari itu tergantung pada kualitas kabel telepon lokal. Akan sia-sialah menginvestasi 56.6 Kbps modem, jika kabel telepon di daerah itu tidak mendukung. Jadi sebelum membeli modem dengan kecepatan 56.6 Kbps, periksalah teman-teman satu daerahmu, apakah ada yang menggunakan modem lebih dari 28.8 Kbps. Jika tidak ada satu orang pun yang dapat melakukan hubungan dengan kecepatan di atas 28.8 Kbps (asumsikan bahwa modem mereka dapat mengkoneksi lebih cepat), maka tidak ada gunanya membeli modem dengan kecepatan 56.6 Kbps.
2.      Kesibukan Server
Server dapat memutuskan pengaksesan dari semua modem. Saat itu terjadi, pesan kesalahan yang sering muncul di browser adalah: ‘anonymous access denied’ atau ‘server returned extended information’. Kedua pesan itu berarti server terlalu sibuk dan tidak dapat memproses permintaan Anda. Tidak ada kesalahan dalam komputer Anda, tidak perlu panik, coba lagi saja.
3.      Letak Server
Letak geografis memainkan peranan yang besar dalam kecepatan download. Semakin panjang line telepon, maka perjalanan file download juga semakin lama.
4.      Tingkat Kemacetan Jaringan Internet
Anda dapat memiliki modem yang cepat dan tidak ada kemacetan, tetapi tetap saja bisa mengalami waktu down load yang lama. Penyebabnya karena dengan jumlah bandwidth yang sama, dalam waktu-waktu tertentu diakses oleh lebih banyak modem dibandingkan dengan waktu lainnya.
Download adalah proses mengambil sesuatu file dari internet. Pasti anda pernah melakukannya bahkan mungkin setiap hari download dari internet . Dalam mendownload sebaiknya menggunakan software download manager untuk diinstall pada PC / komputer / laptop yang anda gunakan, karena sanggup mempercepat proses download anda sampai berkali-kali lipat. Bayangkan anda mendownload dengan browser yang anda gunakan hanya sanggup mencapai kecepatan 35-40 kb/s saat anda menggunakan software download dengan download manager anda bisa mendapatkan kecepatan yang pastinya lebih cepat.
Proses kecepatan download tentunya terpengaruh juga kecepatan koneksi internet yang anda gunakan. Namun dengan menggunakan software download manager, kecepatan download anda bisa meningkat lebih cepat dibandingkan tanpa menggunakan software download manager. Selain menambah kecepatan download, kamu juga bisa mendownload banyak file sekaligus dan software download manager juga dapat melanjutkan kembali secara otomatis apabila proses download kamu terganggu, sehingga anda tidak perlu mengulang download dari awal lagi.
Berikut ini ada beberapa jenis software download manager :
1.      Free Download Manager
Software ini merupakan software download manager gratis yang bisa kamu download dan gunakan secara gratis selamanya. Free Download Manager merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang mencari software download manager yang stabil, mudah digunakan dan mendukung integrasi dengan berbagai peramban web seperti Internet Explorer,  Firefox,  Chrome, Opera  dan Safari. Jika anda memakai software ini, saat melakukan instalasi, hilangkan centang pada bagian ‘install Software Informer’  jika anda tidak membutuhkannya.
Salah satu software accelerator (penambah kecepatan) download paling populer saat ini, DAP merupakan software yang memberikan kemudahan dan keamanan bagi penggunanya. Tampilannya & penngunaannya mudah dimengerti bahkan bagi pengguna pemula sekalipun.
Fitur DAP antara lain :
·         Tampilan sederhana, cepat dan mudah digunakan
·         Download security
·         Pause dan resume download
·         Video preview untuk video yang sedang kamu download
·         Expansion : SpeedBit video downloader dan SpeedBit video accelerator.
3.      FlashGet
Download manager yang mengklaim dapat meningkatkan kecepatan download hingga 500%. Kecepatan download anda memang terasa meningkat ketika menggunakan FlashGet, namun perlu diingat hal ini juga tergantung dari keadaan koneksi internet yang anda pakai. Fitur yang menarik dari FlashGet adalah tampilannya yang di desain dengan manis, ditambah management file yang memudahkan pengguna ketika dan setelah melakukan download. Anda dapat mengatur berbagai macam kategori download sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.
IDM adalah singkatan dari Internet download manager, Sebuah software windows yang berguna untuk mempercepat proses download file dari internet. IDM menurut saya merupakan download manager terbaik maka tidak salah jika software ini tidak gratis. buat anda yang butuh idm terbaru silahkan download (versi trial).
5.      Orbit Downloader
Orbit Downloader adalah pemimpin revolusi Download Manager, dikhususkan untuk download pada web generasi baru (web2.0) seperti video / music / streaming media dari Myspace, YImeem, Pandora, Rapidshare dengan dukungan RTMP dan untuk men-download biasa pada umumnya lebih mudah dan CEPAT. Fitur Baru Orbit Downloader 4.1 dapat download Video WebM dan lainnya. Tag membuat Anda mengelola file download Anda dengan mudah.
6.      DownTango
DownTango bukan hanya sangat minimalis dan bebas dari kerumitan, tetapi juga memenuhi keinginan anda karena menjadi mudah untuk menggunakan untuk melakukan downloader. DownTango mendukung hampir semua web browser utama, termasuk Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer, dan secara otomatis meraih link download mereka.
Daftar diatas adalah beberapa software download manager yang cukup populer dan mudah untuk digunakan. Pilih salah satu yang ingin anda install pada komputer anda, sehingga akan sangat membantu anda dalam melakukan download file dari internet.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mengapa IDM ??
IDM merupakan singkatan dari Internet Download Manager, merupakan perangkat lunak yang mampu mengunduh data di internet dan meneruskan kembali. Perangkat lunak besutan Amerika (New York) ini memiliki rangking teratas dalam hal kecepatan mengunduh sebuah data (5X lipat) memiliki tampilan muka yang mudah dan sederhana yang tentu saja akan lebih bersahabat dengan pengguna.

IDM merupakan download manager yang tercepat. Tapi mengapa kok masih ditanykan lagi. Mungkin karena IDM adalah shareware, maka IDM ini sering ditanyakan oleh pengguna internet. Dan mungkin karena kecepatan internet di Indonesia tergolong lemot maka banyak pengguna internet yang menanyakan tentang hal ini.
IDM mempunyai kemampuan untuk mengunduh ulang berkas berkas yang terputus pada unduhan sebelumnya karena masalah teknis maupun nonteknis, juga memiliki fitur unduh yang cepat dengan kemampuan melakukan segmentasi berkas secara otomatis dan didukung dengan teknologi yang aman. Perangkat lunak ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada peranti lunak sejenis yang ada saat ini, karena fitur yang dimiliki dalam membagi data yang sedang diunduh menjadi beberapa bagian terpisah untuk kemudian disatukan kembali setelah proses mengunduh selesai. Proses ini dinamakan multipart. Akan tetapi, IDM berbeda dengan perangkat sejenisnya karena proses multipart ini dilakukan secara bersamaan dan kecepatannya hingga 500% atau lima kali lipat lebih baik sebagaimana diklaim oleh pembuat IDM ini.
Dibalik fungsi IDM, IDM ditugaskan untuk merusak file lalu memecahnya menjadi beberapa bagian (yang saya tandai dengan warna merah) lalu setelah bagian-bagian yang didownload tersebuat satu per satu maka IDM akan mereview ulang hasil yang didownload dengan mendirikan beberapa sambungan ke server download-an tersebut.
Itu sebabnya setelah file dibaca pada awal proses pendownload'an, lalu IDM bergerak untuk memecah-mecah file tersebuat kedalam beberapa bagian lalu setelah bagian selesai didownload makan IDM kembali menyatu-nyatukan kembali files yang telah dipecah tadi dalam tahap review kembali dengan sambungan ke server file download'an.
Pernah suatu saat saya mendownload file berukuran 22 MB, awalnya saya menggunakan download manager standarnya Opera. Kecepatannya berkisar antara 6-10 KB/s, ketika saya coba menggunakan IDM kecepatanya sangat mengejutkan yaitu mencapai 90 KB/s, mengingat kecepatan koneksi internetnya “hanya” 384 Kbps. File 22 MB tersebut berhasil didownload dalam waktu kurang dari 5 menit. Namun salah satu kekurangan besar IDM yang lisensinya merupakan shareware. IDM di distribusikan dalam bentuk trialware, dengan jangka waktu 30 hari.
Dampaknya sama persis dengan ketika kita mendownload banyak file dalam satu waktu. Meski downloadnya cepat, loading website akan sangat melambat. Apalagi pada jaringan, bila ada salah satu pengguna komputer dalam satu jaringan menggunakan Download Accelerator, apalagi file yang didownload banyak. Jadi Download Accelerator akan lebih efisien ketika koneksi internet tidak sedang digunakan oleh orang banyak. Sedang download terus di tinggal. Apalagi dengan adanya fitur penjadwalan download, Download Accelerator akan sangat membantu.

1.      RapidShare
RapidShare_logo.png
RapidShare menjadi salah 1 situs file sharing yang populer saat ini. Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengupload file berukuran besar dan mengirimkan linknya ke teman Anda untuk di download.
Yang Anda perlu lakukan tinggal sign up untuk membuat akun. Setelah itu maka Anda bisa mengupload file yang dikehendaki untuk disimpan selama mungkin. Jika ingin menjadi anggota RapidPro, biaya yang dibutuhkan USD 13 per bulan atau USD 130 per tahun. Dengan keanggotaan khusus tersebut, file Anda tidak akan expired, dan file yang tersimpan dan ditransfer akan terenkripsi.

2.      MediaFire
mediafire.png
Situs ini menjanjikan cara yang sederhana untuk file yang diupload dan disharing, filosofinya adalah drag and drop. Layanan yang ditawarkan adalah media penyimpanan file yang unlimited.
Hanya saja dengan akun gratisan, pengguna cuma bisa mengupload file tak lebih dari 200 MB. Dan file tersebut biasanya juga cuma tersimpan 30 hari. Nah, paket yang berbayar atau akun MediaFire Pro dihargai USD 9 per bulan. Dengan keanggotaan tersebut, pengguna bisa mengupload file sampai 2 GB untuk sekali pengoperasian. Hal itu belum termasuk fasilitas masa penyimpanan yang tanpa batas dan tak perlu diganggu iklan.

3.      YouSendIt
YouSendItLogo.png
YouSendIt juga telah ada sejak lama dan kini sudah tumbuh sebagai salah satu pilihan untuk sharing file di dunia maya. Sama seperti layanan lainnya, pengguna bisa menggunakan akses gratis atau berbayar di situs ini.
Dimana pengguna gratisan harus rela diganggu oleh iklan, namun memiliki storage hingga 2 GB. Sementara untuk yang berbayar ada dua jenis: YouSendiIt Pro dikenai biaya USD 10 per bulan atau USD 50 per tahun. Sedangkan YouSendiIt Pro Plus dipatok USD 15 per bulan atau USD 149 per tahun dan akan mendapat storage dan batasan upload unlimeted.
4.      Minus
minus-share-simply-logo.jpg
Minus mengawali kiprahnya sebagai layanan image sharing. Namun belakangan kian populer dalam urusan file sharing. Anda dapat dengan mudah men-drag and drop file yang diinginkan di situs ini, lalu mengirimkan short link-nya ke para rekan. Setelah itu bisa dilihat di web, mendownloadnya, bahkan membuka serta mengkolaborasikannya sebelum dikirim ulang.
Membuka akun di Minus, Anda akan mendapat storage 50 GB, dan bisa mengupload file hingga 2 GB. Pengguna Minus juga dimudahkan dengan fasilitas aplikasi mobile dan browser extension untuk membuat aktivitas sharing dan download lebih mudah.
5.      Dropbox
dropbox_logo.jpeg
Inilah situs yang di Indonesia juga tengah populer. Dropbox merupakan penyedia layanan free file hosting yang mendukung direct linking. Yaitu mendownload langsung menuju file-nya, tanpa harus membuka situs Dropbox dan menanti waktu tunggu.
Dropbox dapat menjadi pilihan untuk tempat sharing dokumen, foto, serta video. Dropbox didirikan pada tahun 2007 oleh Drew Houston dan Arash Ferdowsi yang merupakan mahasiswa MIT. Dan konon, kini telah digunakan oleh lebih dari 45 juta pengguna.
6.      4shared
4shared-logo.jpg
4shared ialah penyedia penyimpanan berkas dalam jaringan. 4shared berasal dari Ukraina yang didirikan pada tahun 2005 di Kiev oleh Alex Lunkov dan Sergey Chudnovsky. 4shared memiliki sekitar 5.300.234 pengguna, 11.000.222 kunjungan harian, 940TB berkas-berkas yang disimpan dalam 4shared dan 317TB transfer berkas setiap hari.
4shared memungkinkan bagi para penggunanya untuk dapat mengunggah dan mengunduh berkas dalam jaringan menggunakan perambah web. Bagi pengguna regular yang mendaftar secara gratis bisa mengunggah dan menyimpan berkas-berkas mereka hingga kisaran 10240 MB atau 10 GB ke dalam akun 4shared mereka. Namun bagi pengguna yang telah memverifikasi akun email mereka, maka kapasitas penyimpanan akan bertambah menjadi 15 GB. Lain halnya bagi pengguna premium yang dapat menyimpan berkas-berkasnya dalam jaringan hingga kisaran 100 GB dalam akun 4shared beserta kelebihan-kelebihan lainnya dibandingkan dengan pengguna regular.
Berkas yang telah diunggah akan disimpan dalam jaringan dan kemudian akan diberi alamat URL dan tautan web yang unik yang memungkinkan bagi pemilik akun atau pun pengguna lain baik yang terdaftar ataupun tidak untuk dapat mengunduh dan berbagi-pakai berkas tersebut. Berkas yang telah disimpan memiliki masa kedaluarsa hingga 30 hari setelah pengunggahan atau pengunduhan terakhir, setelah itu berkas akan terhapus dengan sendirinya. Namun bagi pengguna premium, mereka tidak memiliki batasan waktu dalam penyimpanan berkas- berkas mereka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar